Antisipasi Pengurangan Karyawan, Anggota DPRD Berau Dorong Solusi Ekonomi Alternatif
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Adanya informasi salah satu perusahaan tambang di Berau akan merumahkan sekitar 900 karyawan dalam periode 2025-2026. Disampaikan Anggota DPRD Berau Komisi III Bidang Pembangunan, Rahman hal ini perlu sekiranya menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena akan berdampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat.
"Perlu ada perhatian
menyikapi kondisi ini bila benar terjadi, agar masyarakat terkena dampak
pemutusan bisa tetap ada penghasilan,” ujar Rahman di Kantor DPRD Berau, Rabu (12/3/2025).
Ia tambahkan kondisinya memprihatinkan
sekali, pasalnya ini baru satu perusahaan. Ada karyawan yang baru saja ingin
membeli kendaraan, tapi batal karena ketidakpastian pekerjaan.
“Kita harus mempersiapkan
langkah-langkah agar mereka tetap memiliki penghasilan," tambahnya.
Rahman juga menyoroti peran DPRD dalam pengawasan, penganggaran, dan pembuatan peraturan daerah yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. Tentunya sudah tugas Wakil Rakyat membantu mencarikan solusi bersama Pemkab Berau.
“Apalagi pergeseran industri
pertambangan yang kemungkinan akan berpindah ke wilayah lain, seperti Blok 9
dan Blok 10 di sekitar Sega. Saya
mendapat informasi bahwa pada 2026 nanti, beberapa wilayah pertambangan akan
ditutup. Ini menjadi tantangan bagi kita semua, baik DPRD, pemerintah daerah,
camat, dan kepala kampung, untuk mencari solusi agar masyarakat tetap memiliki
sumber penghasilan," jelasnya lagi. (sep/FN/Advetorial)